Yuk kenalan dengan Unity

Unity merupakan sebuah game engine multi-platform dengan kemampuan luar biasa dan sangat friendly dengan para Indie Developer. Kamu dapat membuat game impianmu dengan engine ini, baik itu 2D ataupun 3D. Nah, sekarang kita coba melihat seperti apa Unity itu yuk 🙂

Unity Panel

Gambar diatas merupakan tampilan awal Unity. Saya sudah memberi beberapa nomor pada masing-masing komponennya. Berikut saya jelaskan tiap nomor.

1.Game View

Bagian ini merupakan editor tempat kita bekerja dan mengedit game kita. Dibagian ini kita dapat membuat objek game baru, menggeser objek kita dan melakukan semua hal lainnya untuk membangun game impian kita.

2. Scene View

Bagian ini merupakan tampilan dari game kita. Jadi game kita akan terlihat seperti yang terlihat pada bagian ini. Yah, ibarat preview game kita. Scene view ini dapat kita perbesar dan perkecil ukurannya semau kita (Sebenarnya semua komponen dapat kita perbesar dan perkecil); sehingga kita dapat melihat hasil akhir dari game kita pada berbagai resolusi.

3.Hierarchy Panel

Pada bagian ini terdapat daftar gameObject yang berada pada Scene kita. Jadi semua gameObject yang telah kamu buat akan muncul di panel ini dengan tampilan hierarchy. Artinya sebuah gameObject dapat dikelompokkan atau memiliki satu parent object. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat gambar dibawah ini.

Tampilan HierarchyNah, gambar ini memperlihatkan object apa saja yang telah ada pada Scene. Yang berada dalam kotak merah merupakan contoh tampilan hierarchy dimana object “Canvas” merupakan parent dengan 3 object “ArrowKiri”, “ArrowKanan”, dan “NamaMenuSaatIni” menjadi anaknya / childnya. Itulah yang dimaksud dengan hierarchy. Sebuah object dapat memiliki parent dan dapat dikelompokkan berdasar hierarchynya.

4.Project Panel

Bagian ini merupakan tampilan dari struktur project kita. Bayangkan saja Windows Explorer. Semua folder dan file yang ada pada panel ini juga muncul pada Windows Explorer. Unity menyediakan panel ini untuk memudahkan kita dalam mengatur struktur project kita dan membantu kita jika kita ingin mengimport file eksternal kedalam game/project kita.

5.Inspector Panel

Bagian terakhir ini merupakan bagian yang sangat penting. Bagian ini mengatur seluruh gameObject kita. Jadi tiap gameObject memiliki pengaturan sendiri-sendiri. Nah, panel ini berfungsi untuk mengatur pengaturan itu. Contoh pengaturan itu antara lain warna dari gameObject, ukuran gameObject, posisi gameObject, dan komponen-komponen gameObject. Selain contoh diatas, sebenarnya masih banyak pengaturan yang dapat kita atur; tapi untuk sementara pikirkanlah bahwa Inspector Panel ini berfungsi untuk mengatur pengaturan tiap-tiap gameObject.

Yuk kenalan dengan Unity

Game Engine Mana yang Harus Dipilih?

Pada tulisan ini saya akan mencobamenjawab pertanyaan “Game engine mana yang harus aku pakai?”. Seperti yang kita ketahui, banyak sekali varian game engine yang tersedia dipasar. Semuanya dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Saya sudah menyiapkan beberapa jenis game engine untuk dibahas dibawah ini.

1.RPH MAKER

RPG Maker MV

Nah, game engine yang satu ini adalah game engine pertamaku. RPG Maker merupakan game engine yang dikhususkan untuk membuat game 2D bergaya JRPG. Tahu kan bagaimana game JRPG 2D? Ingat-ingat saja waktu zaman PS1, ada game yang namanya Chrono Trigger, Final Fantasy, Suikoden 2; Atau di GBA dengan game Pokemon dan Medabots. Tapi jagan salah, grafik pada game engine RPG Maker ini lebih bagus daripada game yang saya sebut diatas. Apalagi versi terbarunya – RPG Maker MV.

Game engine ini sangat mudah untuk digunakan, bahkan hanya dengan drag n drop saja kalian dapat membuat game yang cukup bagus. Dalam programmingnya sendiri ada pemrograman visualnya jadi untuk first timer tidak terlalu kebingungan. Memang RPG Maker juga menyediakan scripting dengan bahasa Ruby bernama RGSS, tapi saya rasa hanya dengan visual programmingnya saja cukup untuk membuat game. Untuk masalah asset game, RPG Maker juga telah menyediakan default asset. Selain itu komunitas pengguna RPG Maker juga banyak, jadi jika kamu stuck dengan sesuatu, kamu bisa langsung menanyakannya pada forum komunitas itu. Saya sangat menyarankan game engine ini untuk kamu yang baru belajar pemrograman dan ingin mencoba masuk kedalam dunia pembuatan game.

2.Unity3d

Logo Unity

Ini game engine yang sampai saat ini aku pakai. Sangat friendly dengan para indie developer. Selain ada free veersionnya, game engine ini mudah dipakai dan multiplatform! Artinya dengan seklai membuat game, kamu dapat mengexport hasil game kamu kedalam platform berbeda. Misal menjadi .apk untuk Android, .exe untuk Windows, kamu bahkan bisa mengexport ke PS4, Oculus, xbox, dan masih banyak lagi! Hebat kan? Selain itu komunitas pengguna game engine ini sangatlah besar. Oleh karena itu jaminan akan kesuksesanmu juga besar karena pasti ada seseorang untuk ditanya jika kamu bingung.

Game engine ini mendukung pengembangan game 2d dan 3d. Game engine ini juga multi-purpose game engine yang artinya kamu dapat membuat game apapun yang kamu mau! Tidak seperti RPG Maker yang dikhususkan untuk membuat game bergaya JRPG, Unity3d dapat digunakan untuk membuat semua jenis game! Pengetahuanmu adalah batasanya 😀

Untuk pemrogramannya, Unity3d mendukung bahasa C# dan JavaScript. Kalau boleh saya sarankan, sebaiknya kamu perdalam C# saja karena kamu akan lebih familiar jika nanti kamu berganti game engine. Selain itu, penulisan C# menurut saya pribadi lebih indah daripada JavaScript 🙂 Cobalah game engine ini jika kamu ingin mengetagui lebih dalam mengenai dunia pengembangan game dan jika kamu ingin mewujudkna ide game kamu dengan mudah. Awalnya memang ada proses pembelajaran yang saya akui tidak mudah, tapi janganlah menyerah. Teruslah belajar karena semua usahamu itu akan terbayar pada waktunya 😉

3.Unreal Engine 4

Logo Unreal Engine

Tetetet! Kamu pasti tahu yang satu ini, atau setidaknya kamu tahu game-game yang dibuat dengan game engine ini. Masih belum tahu? Biar saya sebutkan beberapa game itu. Kamu pernah bermain Mass Effect kan? Far Cry? Tekken 7? Fable? dan masih banyak game AAA dibuat dari engine ini. Memang kelihatanya menarik sekali bukan?

Unreal Engine sudah terbukti untuk masalah kualitas grafiknya. Banyak perusahaan game AAA yang menggunakan engine ini untuk membuat gamenya. Namun, untuk para Indie Developer saya rasa kurang cocok untuk menggunakan ini karena game engine ini mengharuskan adanya royalti sekian persen jika game ingin dikomersialisasikan. Namun jika kamu ingin mencobanya kenapa tidak? Untuk menggunakan game engine ini sangat mudah. Dari programmingnya sendiri terdapat fitur pemrograman visual juga. Jadi coba saja, siapa tahu kamu jatuh cinta 🙂

4. CryEngine

Logo CryEngine

Naaah yang terakhir adalah CryEngine. Kamu tahu kan yang digunakan untuk membuat Crysis itu lho! Kualitas grafiknya nomor satu kalau menurut saya. Namun semakin tidak bersahabat dengan Indie Developer karena biayanya paling besar dari semua game engine yang saya sebutkan disini. Para developer harus membayar uang subscriptions bulanan untuk menggunakan engine ini, yah sekitar Rp.80.000,00 per bulan. Tapi memang worth it kalau kamu serius.

Menurut saya pribadi, game engine ini paling cocok untuk membuat game FPS open world dengan environment outdoor. Lihat saja bagaimana indahnya pencahayaan dalam engine ini. Rasanya sayang jika digunakan untuk membuat game indoor. Tapi sebenarnya bebeas sih. Untuk programmingnya sendiri kalau tidak salah menggunakan C++ dan LUA. Jika penasaran silahkan dicoba 🙂

Nah itulah beberapa game engine yang saya rekomendasikan untuk kamu yang baru pertama kali masuk kedalam dunia pengembangan game. Saya pribadi merekomendasikan Unity3d karena paling bersahabat dengan Indie Developer. Selain itu jika kamu masih belum mengerti tentang programming, kamu dapat mencoba RPG Maker. Kalau kamu ingin mencoba-coba membuat game dengan grafik super duper bagus tanpa pengaturan lanjut, cobalah Unreal atau CryEngine.

Game Engine Mana yang Harus Dipilih?

Cara Membuat Game (Pertama Kali)

Kamu suka bermain game? Kamu memiliki ide cemerlang untuk dijadikan game? Kamu bertanya-tanya bagaimana cara membuat game? Pada tulisan ini saya akan membahas beberapa cara untuk membuat game.

1. Pikirkanlah ide sederhana

Pertama-tama pikirkanlah ide. Perlu diingat bahwa ide yang dimaksud adalah ide yang sangat sederhana. Jangan sampai kamu memikirkan ide untuk membuat game seperti DOTA, COD, NFS, GTA, atau game-game besar lainnya. Jika itu ide yang ada dikepalamu, berhentilah sebentar dan cari ide baru yang lebih sederhana. Yang dimaksud sederhana adalah, ya sederhana. Seperti kotak-kotak, bulatan warna-warni, atau bentuk-bentuk sederhana lainnya. Bayangkan kotak itu berjalan maju-mundur. Loncat kesana-kemari. Ya hal sederhana semacam itu. Kamu mungkin berpikir kalau ide ini sangat jelek dan membosankan. Ya memang, saya mengakuinya. Tetapi percayalah, justru kamu tidak akan kesulitan untuk menyelesaikan game pertama kamu. Dengan benar-benar menyelesaikan game kamu (Saya tekankan lagi benar-benar selesai), kamu akan belajar banyak hal. Kemampuan kamu akan meningkat drastis dan rasa percaya dirimu akan semakin kuat. Lain halnya jika kamu langsung membuat game yang susah dan bagus seperti contoh game diatas, kamu tidak akan menyelesaikan game kamu; setidaknya dalam waktu dekat. Alhasil kamu akan frustasi dan memutuskan berpindah project. Hal ini terus terulang sampai akhirnya kamu menyadari bahwa kamu tidak pernah benar-benar membuat sebuah game yang utuh. Percayalah, mulai dari yang sederhana.

2.Mulai design game kamu

Setelah kamu menemukan ide yang benar-benar cocok dan sederhana, sekarang waktunya mendesain game kamu. Lakukan desain kasar seperti apa karakter yang ada di dalam game kamu, seperti apa suasana game kamu, seperti apa narasi game kamu, mekanik game kamu, musiknya, dan sebagainya. Desain sedetail-detailnya. Gambar/tuliskan desainmu diatas kertas. Setelah fix barulah kamu desain pada komputer.

3.Komunikasikan ide dan desainmu

Langkah ketiga ini sangat penting. Jangan sampai kamu melewatkan langkah ini, karena langkah ketiga ini memberikan peran yang sangat besar kepada kualitas game yang akan kamu buat nanti. Komunikasikan/beritahukan desain kasarmu (dan idemu) kepada orang lain. Lihat bagaimana reaksi mereka. Jika mereka tertarik itu bagus; tetapi jika mereka merespon kurang baik, mungkin ada yang salah dengan ide atau desainmu. Jika ini sampai terjadi, kamu perlu memperbaiki ide/desain kamu. Tergantung dari respon orang yang kamu mintai pendapat. Ingat, kesalahan yang diketahui diawal pengembangan/pembuatan sebuah game akan lebih mudah untuk diganti dan diperbaiki daripada kesalahan yang diketahui diakhir. Temukan kesalahan sebanyak-banyaknya, kemudian perbaiki! Mumpung kamu masih dalam tahap awal pengembangan.

4.Buat game kamu!

 Nah saatnya bersenang-senang! Setelah semua rancangan diperbaiki, mulailah membuat game kamu. Untuk membuat game, kamu memerlukan sebuah game engine – sebuah software untuk membuat game. Game engine merupakan sebuah editor yah layaknya Photoshop untuk mengedit gambar dan After Effect untuk mengedit video; game engine digunakan untuk mengedit dan membangun game. Beberaoa contoh game engine antara lain Unity3d, Unreal Engine, Cry Engine, RPG Maker, Game Maker, dan masih banyak lagi. Game engine yang saya sebutkan diatas merupakan all-purpose  game engine. Artinya, game engine tersebut dapat digunakan untuk merealisasikan hampir semua ide game kamu! Perlu diingat bahwa ada game engine yang benar-benar gratis, tetapi ada juga yang berbayar; baik itu untuk lisensinya ataupun pembayaran royalti. Setiap game engine juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Maka dari itu kamu perlu benar-benar membandingkan fitur-fitur dari game engine yang ada dan pilih sesuai kebutuhanmu.

5.Lakukan testing

Setelah game kamu jadi, jangan lupa untuk melakukan testing.Hal ini mirip seperti langkah ketiga, hanya saja yang diuji adalah game kamu; bukan desainnya. Kamu  dapat melakukan testing seorang diri, tetapi saya merekomendasikan untuk membiarkan orang lain yang melakukan testing untuk game kamu karena kita dapat langsung melihat reaksi dan pendapat mereka saat pertama kali bermain game kita. Saya dapat menjamin jika akan keluar banyak kritikan dan pendapat dari orang lain saat kamu menunjukan game kamu (apalagi game pertamamu) kepada orang lain. Pendapat itu dapat berupa kesan positif dan negatif. Jangan menyerah dan patah semangat jika ternyata game kamu dikomentari panjang lebar. Itu bagus karena kamu mendapatkan masukan berharga dari sang tester. Gunakan masukan itu untuk memperbaiki game kamu dan jadikan pelajaran agar pada saat kamu membuat game lagi, kamu tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

6.Publikasikan game kamu

Tetetet! Game kamu sudah jadi. Tentunya kamu tidak sabar untuk menyebarluaskan game kamu bukan? Lakukan itu sekarang! Sebarluaskan keteman-temanmu, saudara, atau bahkan orang yang tidak dikenal. Jangan memikirkan tentang keuntungan dahulu jika ini adalah game pertamamu. Yang penting sebarkanlah dan lihar reaksi mereka. Lihat seberapa lama mereka membicarakan game kamu. Amati hasilnya dan jadikan pelajaran untuk game selanjutnya.

Nah jika kamu sudah membaca sampai paragraf ini berarti kamu telah mendapatkan gambaran kasar proses pembuatan game. Untuk kamu yang ingin membaca petunjuk teknis dari pembuatan game, maaf telah mengecewakanmu. Tetapi tenang saja karena dalam beberapa waktu kedepan saya akan menulis tentang itu. Selamat mebuat game! 😀

Cara Membuat Game (Pertama Kali)